XKalaa Desk
Story

UMKM Indonesia butuh AI yang ngerti konteks lokal.

Banyak tools chatbot di luar sana — tapi semua dibuat untuk pasar US/EU. UMKM Indo beda: pakai bahasa campur, customer ngomong slang, payment via QRIS, marketplace lokal (Tokopedia/Shopee), regulasi UU PDP.

XKalaa Desk dibikin untuk konteks Indonesia. Tone bahasa lokal, integration vendor lokal (Fonnte), data residency aware, vertical-specific (F&B, fashion, travel, beauty).

Kami bukan SaaS company. Kami service consultancy — setup penuh, monitoring penuh. Owner UMKM tinggal fokus ke yang penting.

Approach

Tiga prinsip kerja kami

Service-as-product

Kami bukan jual software. Kami jual hasil: bot lo jalan, customer ke-handle, owner hemat waktu. Setup, training, monitoring, semua kami yang handle.

Minimal-first

Mulai Tier 1 (chatbot dasar). Validate. Upgrade kalau lo merasa butuh. Gak push fitur yang lo gak butuh — itu cuma nambahin cost lo.

Lokal aware

Compliance UU PDP, data Singapore (closest reliable region), bahasa Indo native, vendor lokal first (Fonnte, BiznetGIO untuk scaling).

Mau ngobrol dulu?

Demo gratis 30 menit. Diskusi pain point lo, lihat bot test pake data dummy.

Book demo